Coastal and Underwater Clean-up Gili Ketapang

Conservation

Coastal & Underwater Cleanup di Gili Ketapang

Demi mensukseskan program Indonesia Bebas Sampah 2020, tepat di Hari Bumi pada 22 April 2018,
Forum CSR Provinsi Jawa Timur beserta ION-C Scuba Diving mengadakan kegiatan bersih pantai dan juga
bersih bawah laut di Gili Ketapang, Desa Sumberasih, Kabupaten Probolinggo dengan menggaet
beberapa sponsor dari perusahaan besar seperti Paiton Enery, POMI, Coca Cola Amatil, Greenfields,
Auto 2000, FIF Group, PTPN XI, BCA Situbondo, Bank Jatim, ISS, Petro Kimia Gresik, dsb.
Dimulai dengan penyebrangan dari Pelabuhan Tanjung Tembaga setelah melakukan registrasi ulang
untuk para undangan dan peserta, perjalanan yang kurang lebih memakan waktu 30 menit ini begitu
mengesankan karena tidak semua undangan dan peserta dari perusahaan pernah melakukan
penyebrangan ke Pulau Gili Ketapang. Dan sesampainya di Gili Ketapang, peserta Coastal Cleanup yang
didominasi dari 5 sekolah yang ada di Gili Ketapang (SD dan SMP) sudah siap dengan pakaian
olahraganya masing-masing untuk terjun mengambil sampah yang ada di sekitaran pantai. Tidak hanya
adik-adik dari Gili Ketapang, beberapa komunitas pun turut serta menjadi peserta Coastal Cleanup
antara lain dari Komunitas Sahabat Bumi, Komunitas Sahabat Laut, Komunitas Pencinta Alam
Gentapalasa Probolinggo dan masih banyak lagi. Dibuka dengan ajakan oleh PJ Bupati Probolinggo,
Tjahjo Widodo untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan alam yang ada di Kabupaten
Probolinggo dengan cara selalu mengutamakan kebersihan agar pantai Gili Ketapang terlihat begitu
indah seperti pantai-pantai yang ada di Bali.
Selain membersihkan sampah yang ada si sekitaran pantai Gili Ketapang, tujuan diadakannya Coastal &
Underwater Cleanup ini adalah untuk membentuk kesadaran masyarakat Gili Ketapang yang sekarang
sudah mulai berfokus pada bidang wisata bahari agar selalu menjaga kebersihan tidak hanya di sekitaran
pantai tapi juga di sekitar tempat tinggal agar Gili Ketapang terlihat indah tidak hanya di depan namun
sampai kebelakang tempat masyarakat tinggal dan beraktifitas, karena nantinya bila sampah dibiarkan
berserakan akan mengakibatkan rusaknya ekosistem laut yang ada, sampah akan mengotori terumbu
karang dan terumbu karang akan mati kemudian bisa dipastikan keindahan laut disana tidak lagi seindah
dulu. Dan untuk meminimalis sampah yang ada di laut, tim ION-C Scuba Diving bersama POMI Diving
Club melakukan pembersihan sampah di kedalaman 4-5 meter dan berhasil mengumpulkan berbagai
jenis sampah seperti plastic kemasan detergen, bungkus mie instan, popok bayi, tissue basah, botol
minum plastic, dan masih banyak lagi. Berdasarkan penimbangan yang dilakukan DLH Kabupaten
Probolinggo di TPA, total sampah yang terkumpul sebanyak 690 kg. Semoga dengan diadakannya
kegiatan Coastal & Underwater Cleanup ini dapat berdampak baik pada masyarakat sekitar dan program
Indonesia Bebas Sampah 2020 dapat terealisasi juga diseluruh penjuru tempat.